Geger ! Ternyata Ini Misteri Kematian Indria Kameswari Pegawai BNN

ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280


-Indria Kameswari, Pegawai Balai Diklat Badan Narkotika Nasional (BNN) ditemukan tak bernyawa di rumahnya, di Perum River Valley, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Bogor.

Saat ditemukan bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, Jumat 1 September 2017 pukul 07.30 WIB. Jasad korban dalam keadaan sudah meninggal dengan luka benda tajam di bagian punggung.

Posisi tubuh korban ditemukan dengan keadaan tengkurap di dalam rumah. Pada punggung korban terdapat luka diduga akibat benda tajam.

"Kejadian tersebut diketahui oleh saksi tetangga korban yang tinggal bersebelahan. Tetangga tersebut tahu dari anak korban yang lari dari rumahnya," kata Kasubag Humas Polres Bogor Kabupaten, AKP Ita Puspita Lena, di Bogor, Sabtu 2 September 2017, seperti dikutip dari Antara.



"Untuk penyebab kejadian masih dalam penyidikan," kata Ita Puspita.
Korban diketahui tinggal di perum tersebut bersama suaminya Abdul Malik Azis, yang bekerja sebagai karyawan swasta.

Polisi sampai saat ini masih manyelidiki penyebab kematian Indria.
"Korban sudah satu tahun tinggal mengontrak di perumahan River Valley," kata Ita.
Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky mengatakan, jenazah Indria Kameswari telah selesai diotopsi. Namun pihak tim forensik masih menganalisis terhadap hasil otopsi tersebut sehingga hasilnya belum dapat dikabarkan.

"Hasil otopsi belum keluar. Kami masih nunggu," ujar Dicky saat dikonfirmasi, Minggu 3 September 2017.

Menurut dia, hasil otopsi menjadi pendukung utama untuk proses penyelidikan lebih lanjut. "Otopsi tetap menjadi pegangan utama," kata dia.

Namun demikian, diakui Dicky, dari hasil olah TKP ada beberapa petunjuk yang ditemukan di lokasi bahwa korban tewas diduga kuat karena dibunuh.

Selain adanya luka di bagian tubuh korban juga terdapat ceceran darah di lantai rumahnya.

Tak hanya itu, lanjut Dicky, adanya keterangan saksi yang menyebutkan mendengar suara letupan mirip senjata api sebelum korban ditemukan tewas di rumahnya.

"Dari keterangan saksi memang sempat mendengar suara tembakan. Itu kami cocokan lukanya dengan keterangan saksi," jelas Dicky.

Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky menyatakan, pihaknya terus memburu pelaku pembunuhan Indria.

"Pelakunya belum ada yang kami tangkap, anggota masih di lapangan mencari suaminyaa," kata Dicky, Bogor, Minggu 3 September 2017.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan luka di bagian punggung korban.

Hingga saat ini, polisi masih terus menyelidiki kasus ini dan mencari keberadaan suami korban Abdul Malik Azis yang tiba-tiba menghilang setelah kejadian tersebut.


Sumber: liputan6.com
ADSENSE 336 x 280 dan ADSENSE Link Ads 200 x 90