Miris ! Ini Penyebab Bayi Depora Meningggal, Pihak Bersangkutan Terancam Hukuman

ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280


Seperi yang di lansir oleh Kompas.com. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto mengunjungi kediaman orangtua Tiara Debora di Benda, Kota Tangerang, Selasa (12/9/2017) siang.

Saat pertemuannya itu, Koesmedi mendengarkan keterangan dari ayah Debora, Rudianto Simanjorang.

Ternyata pernyataan yang diterima Koesmedi berbeda dengan keterangan manajemen RS Mitra Keluarga Kalideres terkait meninggalnya bayi Debora, beberapa waktu lalu.

"Dari investigasi langsung kepada bapaknya, pernyataan yang kemarin disampaikan oleh rumah sakit berbeda lagi dengan pernyataan bapak di sini," ujar Koesmedi kepada para jurnalis.

"Salah satu faktanya adalah tentang kepesertaan di BPJS. Kemarin mereka (RS) menyatakan awalnya tidak tahu (Debora peserta BPJS)," tambah dia.


Dari keterangan pers yang disebarkan RS Mitra Keluarga, mereka mengaku baru mengetahui Rudi dan istrinya, Henny Silalahi, sebagai peserta BPJS Kesehatan setelah menangani Debora.

Dari pihak lain. Rudi mengatakan, mereka sudah sejak awal memberi tahu bahwa mereka peserta BPJS dan minta Debora segera ditangani untuk masuk ke pediatric intensive care unit (PICU) sesuai rekomendasi RS.

"Memang kami melihat ada sesuatu yang berbeda. Kalau rumah sakit tidak bisa membuktikan, tentunya ada beberapa kesalahan," tutur Koes.

Usai menemui Rudi, Koesmedi bersama tim langsung menuju RS Mitra Keluarga untuk mengkonfirmasi perbedaan keterangan tersebut.

Menurut Koesmedi, perbedaan keterangan antara RS dengan keluarga Debora bukan hanya soal kepesertaan BPJS saja tetapi ada beberapa hal lainnya.

Namun sejauh ini, Koesmedi belum mau membuka semua informasi sampai mendapat konfirmasi dari kedua belah pihak.


Sumber: kompas.com
ADSENSE 336 x 280 dan ADSENSE Link Ads 200 x 90